Selamat datang di Situs BBWS Serayu Opak

 
Bendungan Wadaslintang

Berita Terkini

Pembangunan Bidang SDA Dukung Pencapaian Nawacita dan SDG's

12 Mei 2015 14.27    Pembangunan berkelanjutan merupakan solusi untuk mengatasi tantangan pasca - Millenium Development Goals (MDG's) 2015. Untuk itu, PBB telah membentuk Jejaring Solusi Pembangunan Berkelanjutan (United Nation Sustainable Development Solution Network / UN-SDSN), di mana Indonesia menjadi salah satu ketuanya.

Perubahan Iklim Mempengaruhi Usia Layanan Bendungan

12 Mei 2015 14.16    "Sesuai dengan tema Hari Air Dunia tahun 2015, Air dan Pembangunan Berkelanjutan, Bendungan Jatibarang adalah salah satu contoh infrastruktur sumber daya air yang ada di Jawa Tengah yang dijaga keberadaannya., Bendungan ini dapat menampung 20,4 juta meter kubik dan bermanfaat untuk mengurangi debit banjir sebesar 170 meter3/detik, menyediakan air baku sebesar 1.050 liter/detik serta pembangkit listrik tenaga mini hidro sebesar 1,5MW.

Kendala lahan Harus Menjadi Perhatian dalam Pembangunan Bendungan

10 Mei 2015 13.13    Sebagai perwujudan salah satu cita-cita nawacita yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, dengan cara membangun kedaulatan pangan, mewujudkan kedaulatan energi, mewujudkan ketahanan air. Salah satu program operasionalnya adalah dengan membangun bendungan. Pada rencana kerja 2015-2019 dan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, ditargetkan dibangun 65 bendungan.

Menteri PUPR Lantik Pejabat Eselon I: Bekerja Dengan Ikhlas dan Damai

8 Mei 2015 11.39    Dalam rangka mendukung kemajuan dan peningkatan kinerja di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono melantik beberapa Pejabat Eselon I dan Staf Ahli Menteri PUPR di Kementerian PUPR, Jakarta, (5/5).

Optimalisasi Peran Jabatan Fungsional Diperlukan Dalam Menghadapi Tantangan Di Masa Mendatang

1 Mei 2015 12.11    Peran jabatan fungsional perlu dioptimalkan, diperkuat dan dikembangkan khususnya pada tugas-tugas yang memerlukan keahlian seiring dengan besarnya tantangan di masa mendatang. Demikian dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Hartanto saat membuka Lokakarya Karya Ilmiah Jabatan Fungsional Teknik Pengairan di Lingkungan Direktorat Jenderal SDA (30/04). "Karena itu kita berharap distribusi jabatan fungsional harus dilakukan secara merata dan profesional untuk mendukung tugas-tugas organisasi, " lanjutnya.

Ditjen SDA Manfaatkan Waktu secara Efektif Untuk Kegiatan dan Penyerapan Keuangan

22 Apr 2015 14.50    "Program Direktorat Jenderal Daya Air tahun 2015-2019 adalah pembangunan 65 waduk sebesar Rp. 76,52 triliun, tambahan 67,52 m3/detik air baku (intake, jaringan, embung) sebesar Rp. 24,22 triliun, pembangunan irigasi baru 1 juta ha sebesar Rp. 44,28 triliun dan rehabilitasi irigasi 3 juta ha sebesar Rp. 30,85 triliun. Ada pula pengendalian banjir seperti normalisasi sungai, kanal banjir, bangunan pengendali banjir dengan dana sebesar Rp. 57,7 triliun, pengamanan abrasi pantai sebesar Rp. 9,15 triliun dan pengendali lahar sebesar rp. 3,16 triliun.

 

Agenda Kegiatan

--- Tidak ada agenda dalam waktu dekat ---